Cheap Web Hosting | Free Web Hosting | Dedicated Server | Windows Hosting | Free Web Space | Web Hosting | FrontPage | Business Web Hosting
cheap web hosting
Search the Web

Bagi Anda yang ingin bersilaturrahmi dengan keluarga Shodikin Masrukhin dapat meng-klik bagian - bagian yang ada dalam website sederhana ini yang meliputi profil, aktivitas, dan keluarga Kecuali itu, bila Anda ingin mengenal pikiran - pikiran para pakar dalam website ini anda dapat meng-klik artikel atau tulisan nama. Pakar yang  mengisi dalam website ini adalah Prof. Amien Rais, Prof. Syafi'i Ma'arif dan Prof. Nur Cholis Madjid, Prof. Quraush Shihab, dan Said Hawa. Dan yang ingin kontak silahkan hubungi alamat : Kalikabong Rt. 01/II no. 13 Purbalingga 53321 telp. (0281) 894107  E-mail : sodikin_ms@my-muslim.net.

Mu'jizat Al-Qur'an

 

Dari aspek kebahasaan, mu'jizat Al-Quran dapat disimak meliputi :

  1. Susunan kata dan kalimatnya

  2. Nada dan langgamnya

  3. Memuaskan para pemikir dan orang kebanyakan

  4. Memuaskan akal dan jiwa

  5. Kkeindahan dan ketepatan maknanya

  6. Keseimbangan antara jumlah bilangan kata  antonimnya

  7. Keseimbangan jumlah bilangan kata dengan sinonim atau makna yang dikandungnya

  8. Keseimbangan antara jumlah bila ngan kata dengan jumlah kata yang menunjuk kepada akibatnya

  9. Keseimbangan antara jumlah bilangan kata dengan kata penyebabnya

  10. Dan lain-lain


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

IMAN DAN SIKAP TERBUKA

Oleh : Prof. Dr. Nurcholish Madjid

 

Dalam Kitab Suci terbaca firman yang artinya kurang lebih demiian :"...maka berilah kabar gembira kepada hamba-hamba-Ku. Yaitu  mereka yang mendengarkan perkataan, kemudian mengikuti mana yang terbaik. Mereka itulah orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah, dan mereka itulah orang-orangyang berakal budi ("ulu al-albab")" (QS. al-Zumar/39 :17).

Jadi dalam firman itu dijelaskan bahwa salah satu orang yang memperoleh petunjuk atau hidayah Allah ialah bahwa ia suka belajar mendengarkan perkataan (al-qawl)- yang kata al-Razi dan al-Thabari dapat meliputi sabda-sabda Nabi dan firman Ilahi, serta pendapat sesama manusia, kemudian ia berusaha memahami apa yang ia dengar itu - dan mengikuti mana yang terbaik. Disebutkan pula dalam firman itu bahwa orang-orang yang berprilaku demiian itu orang-orang yang berakal budi.

Ajaran yang terkandung dalam firman itu sejalan dengan beberapa nilai yang lain, yang kesemuanya itu dapat disebut sebagai nilai keterbukaan. Nabi sendiri, sebagai teladan kaum beriman, dipuji Allah sebagai orang yang lapang dada, karena memang dijadikan demikian, seperti difirmankan dalam al-Quran surat al-Insyirah. Dan sejalan denagn itu pula maka al-Quran mengkritik orang-orang kafir yang salah satu ciri mereka ialah, jika mereka diingatkan akan suatu kebenaran, mereka berkata, hati kami telah tertutup, jadi tidak lagi sangup mendengarkan sabda Allah atau pendapat orang lain. Padahal yang terjadi adalah  bahwa Allah mengutuk mereka karena sikap mereka yang menolak kebenaran itu, sehingga mereka pun memang sedikit sekali kemungkinan untuk beriman. (lihat, QS. al-Baqarah/2 : 88)

Semangat ajaran-ajaran Kitab Suci itu dipertegas lagi dengan firman Allah, "Dan barang siapa Allah menghendaki untuk diberi-Nya hidayah, maka Dia lapangkan dada orang itu untuk (atau karena) Islam; dan barang siapa Allah menghendaki sesat, maka Dia jadikan dada orang itu sempit dan sesak, seolah-olah naik ke langit."(QS. al-An'am/6 : 125). Oleh karena itu jelas sekali bahwa sikap terbuka adalah bagian dari pada iman. sebab seseorang, seperti ternyata dari firman berkenaan dengan sikap kaum kafir tersebut di atas, tidak mungkin menerima kebenaran jika ia tidak terbuka. Karena itu difirmankan bahwa sikap tertutup, yang diibaratkan dada sempit dan sesak, adalah indikasi kesesatan.

Sedangkan sikap terbuka itu sendiri adalah bagian dari sikap "tahu diri", yaitu tahu bahwa diri sendiri mustahil mampu meliputi seluruh pengetahuan akan kebenaran. Sikap "tahu diri", dalam makna yang seluas-luasnya adalah kualitas pribadi yang amat terpuji, sehingga ada ungkapan bijaksana bahwa "barang siapa yang tahu dirinya maka ia akan tahu Tuhannya". Artinya, kesadaran akan ketidakterbatasan dan kemutlakan Tuhan. Jadi tahu diri sebagai terbatas adalah isyarat tahu tentang Tuhan sebagai Yang Tak Terbatas, yang bersifat serba maha.

Dalam tingkah laku nyata, "tahu diri" itulah yang membuat juga rendah hati (harap jangan dicampuradukkan dengan "rendah diri"). Dan sikap rendah hati itu adalah permulaan adanya sikap jiwa yang suka menerima atau receptive terhadap kebenaran. Ini lah pangkal iman dan jalan menuju Kebenaran.

 

 

ke depan lagi


 

 

 

 

 

 

 

 

Anda punya komentar tentang masalah apapun atau ingin mengisi buku tamu ? 

[ Silahkan Isi Buku Tamu] - [Read my Guestbook ]
[Guestbook by TheGuestBook.com]
 

Anda tamu saya ke:

 
FastCounter by LinkExchange


Bagian Lain :

1. Profil

2. Keluarga

3. Aktivitas

4. Artikel Prof. Amien R.

5. Artikel Prof. Syafi'i M

6. Artikel Cak Nur

7. Artikel Mas Shodikin 

8. Artikel Ening W


Pengajian Al-Quran 

Anda dapat mengikuti secara rutin Wawasan Al-Quran tentang persoalan-persoalan Agama, sosial kemasyarakatan, budaya, politik dll, yang disampaikan secara enak dan mudah dimengerti oleh Prof. Quraish Shihab. Lanjut >>>


Sa'id Hawa

 

Memasuki abad XXI persoalan rohani menjadi demikian penting. Sebab, disadari atau tidak, banyak orang mengalami kegersangan rohani, keterasingan baik dari diri sendiri, keluarga, masyarakat maupun dari Tuhannya.

 

Anda yang menghendaki mengenali jalan rohaninya dapat mengikuti kajian yang diberikan oleh Sa'id Hawa. Hal ini dimaksudkan sebagai sarana untuk memberikan bekal perjalanan panjang yang Anda lakukan dalam mengarungi hidup serta membebaskan diri dari keterasingan. Silahkan klik


 

 

 

 

 

 

Demi waktu !

Sesungguhnya manusia pasti berada dalam kerugian

Kecuali orang-orang yang beriman (dan istiqomah dengan imannya dan mau membuktikannya dengan) beramal sholeh

serta mau saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran (QS. Al-Ashr : 1 ~ 3)

 

              Last update 9/4/2001              

 copyright © 2001 Shodikin MS & Ening W

  design by : shodikin ms pbg.