|

|
KABUPATEN
PURBALINGGA

Kondisi
Alam
Kabupaten
Purbalingga terletak pada posisi 109 derajat 13 menit sampai dengan 109
derajat 35 m3nit Bujur Timur dan 7 derajat 13 menit sampai dengan 7
derajat 29 menit Lintang Selatan. Luas wilayahnya adalah 77.764,122
kilometer persegi. Secara administratif terbagi menjadi tiga wilayah
Pembantu Bupati yaitu Purbalingga, Bukateja dan Bobotsari serta terdiri
dari 16 kecamatan, yaitu : Kemangkon, Bukateja, Kejobong, Pengadegan,
kaligondang, Purbalingga, Kalimanah, Padamara, Kutasari, Bojongsari,
Mrebet, Bobotsari, Karangreja, Karanganyar, Karangmoncol dan Rembang.
Kabupaten
Purbalingga berbatasan dengan wilayah Kabupaten Pemalang disebelah utara,
Kabupaten Banjarnegara disebelah timur dan selatan Kabupaten Banyumas
disebelah selatan dan barat. Purbalingga terletak pada ketinggian 35 meter
sampai 1.124 meter diatas permukaan laut.
Dari
luas lahan yang ada, terbagi menjadi tanah sawah seluas 21.834.695 ha,
yanah kering seluas 55.929,427 ha, yang terdiri tanah tegalan 23.593,658
ha dan pekarangan 17.372,701 ha. Sedangkan hutan yang pada umumnya
terdapat tanaman damar dan pinus seluas 11.528,091 ha. Sisanya adalah
lahan perkebunan seluas 226,290 ha, kolam seluas 101,595 ha serta lain-lainnya
3.107,164 ha.
Struktur
Penduduk
Jumlah
penduduk Kabupaten Purbalingga tahun 1998 diperkirakan mendekati 850.000
jiwa dengan rata-rata kepadatan 1.050 jiwa/kilometer persegi. Kota
Purbalingga sebagai Ibukota Kabupaten berpenduduk sekitar 40.000 jiwa
lebih. Jumlah penduduk wanita lebih banyak dibandingkan dengan penduduk
laki-laki. Lebih 50 % penduduk merupakan usia produktif.
Obyek
Wisata
Secara
garis besar, obyek wisata di Kabupaten Purbalingga dapat dikategorikan
dalam beberapa kelompok :
-
Obyek
wisata alam yang meliputi : Gua Lawa di kec. Karangreja, Desa Wisata
Karangbanjar kec. Kutasari, Wana Wisata Serang, Curug Silintang dan
Silawang, Curug Siputut, Gua Ilang, Gua Genteng dan Berburu babi hutan
di Kemangkon.
-
Obyek
wisata sejarah berupa Monumen tempat lahir Panglima Besar Jenderal
Soedirman.
-
Peninggalan
sejarah (arkeologi)
-
Sentra-sentra
industri rumahan
-
Petilasan
tokoh masyarakat dan tokoh agama
-
Potensi
seni dan budaya
Potensi
Ekonomi
-
Sumber
Daya Alamat/SDA (flora,fauna, bahan galian dan sumber daya air)
-
Produksi
bahan pangan (padi sawah, padi gogo, jagung, singkong/ketela dan
kedelai serta rempah-rempah)
-
Produksi
ternak (kambing, domba, sapi/kerbau)
-
Industri
kerajinan, makanan, bahan bangunan, sandang, kulit dan bahan kimia. (sapu
glagah, tepung tapioka, gula kelapa, minyak atsiri, kerajinan rambut,
bulu mata dan kerajinan kayu)
-
Potensi
pariwisata.
kembali
ke: home |