|
|
|
|
Yusuf Qordhawi
|
|
Tentang sikap muslim terhadap
Al-Qur'an |
Sikap
Seorang Muslim Terkadap Sumber Hukum Yang Pertama : Al-Qur'an
Sesungguhnya
sikap seorang muslim terhadap Al-Quran sudah sangat jelas, tidak
mengandung suatu keraguan, dan tidak diperselisihkan lagi.
Sikap
Tunduk dan Patuh
Sikap
yang harus ditunjukkan oleh seorang muslim terhadap ajaran yang dibawa
oleh Al-Quran ialah sikap tunduk dan patuh. Baik ajaran yang berkaitan
dengan aqidah, ibadah, akhlaq maupun muamalat. Al-Qur'an tidak pernah
membeda-bedakan antara pelbagai persoalan tersebut. Semuanya tercakup
dalam firman Allah yang menunjukan kepada jalan yang paling terang, dan
yang mengarahkan kepada jalan yang terang serta memberikan pertingatan
dari segala kesesatan dan penyimpangan.
Perintah,
larangan, arahan dan petunjuk Allah harus diterima dengan hati rela.
Begitulah keimanan yang menganggap bahwa allah sebagai Tuhan, Islam
sebagai agama, Muhammad sebagai nabi dan rasul-Nya. Jika tidak, maka orang
muslim itu hendaknya meninjau kembali keimanan yang ada pada dirinya.
Adapun
bagi orang yang berada di atas bukti yang nyata dari Tuhannya, berikut
ajaran agamanya, maka tidak ada alasan lain bagi pikirannya untuk merasa
bimbang, hatinya merasa ragu, lidahnya kelu dan gagap, dan berpatah
semangat dalam menghadapi hukum, prinsip, nilai, dan pengarahan yang
diberikan Al-qur'an.
Terkandungnya
ajaran-ajaran tersebut di dalam Al-Qur'an menunjukkan kepada kita betapa
sempurna sumbernya. Kita mesti berjuang dan meluangkan waktu untuk
mengkaji ketetapan penisbatan ajaran itu kepadanya., setelah kita yakin
betul mengenai ke-mutawatir-an Al-Qur'an yang tidak dimiliki oleh
kitab agama sebelumnya. Sesungguhnya Al-Qur'an merupakan firman Allah yang
diwahyukan kepada Muhammad saw, yang selalu dijaga di dalam hati manusia,
dibaca oleh lidah, tertulis di dalam mushaf, dan yang selalu dibentengi
dengan kemuliaan. Allah berfirman :
"Yang
tidak datang kepadanya (Al-Qur'an) kebatilan baik dari depan maupun dari
belakangnya, yang diturunkan dari Tuhan Yang Maha Bijaksana lagi Maha
Terpuji". (Fushshilat : 42)
Disamping
itu, dalil akal pasti juga menetapkan bahwa Al-Qur'an berasal dari sisi
Allah. Sesungguhnya ia merupakan tanda kekuasaan Allah yang sangat besar
yang diberikan kepada Muhammad. Ia adalah mu'jizat yang sangat agung dan
abadi sepanjang masa, karena sesungguhnya umat Muhammad akan tetap ada
hingga datangnya hari qiamat, sebab merka adalah umat yang terakhir dan
rasul mereka adalah rasul sekaligus nabi yang paling terakhir, sehingga
layaklah kitab suci mereka sebagai kitab suci paling akhir yang diturunkan
oleh Tuhan.
«back
to home
|